SAJAK HARI IBU: SELALU MENCINTAI TANPA MELUKAI

Dipublikasikan oleh admin pada

DIA YANG TERHEBAT
oleh : Avita Eka Putri

Semesta tidak pernah berbohong katanya
Tanya saja pada atap rumah dan dindingnya
Bagaimana suara halus itu berucap
Juga pelukan dengan rasa yang meluap

Sosok dengan bahu terkuat
Manusia di dunia terhebat
Senyuman nya yang teduh dan menghangatkan
Wanita manis yang telah berjuang mati-matian tanpa gelakan

Ibu, kalau ku hitung air mata yang kau keluarkan
Tidak cukup semua jari ku bentangkan
Derita siang dan malam yang kau dapatkan
Pengorbanan dengan angan menyesakkan

Ucapan terimakasih pun tidak cukup untuknya
Aku tidak akan mengerti arti kehidupan tanpanya
Tuhan, jika hanya ada satu pilihan
Buat semesta selalu membahagiakan

Aku mencintaimu Bu
Maaf dan terimakasih Bu
Bagi penderitaan mu padaku
Menangis dan bahagia tertawa lah bersamaku

SURAT DEWASA UNTUK IBU
Oleh: yousenja

Malam itu tiba-tiba ibu menghampiri ruang kamarku untuk pertama kalinya
Seperti bertamu, mengetuk pintu lalu kemudian menyapaku
“Hai nduk, bagaimana kabarmu selama ini?”

Andai kamu tahu, saat itu daun jendela terbuka. Semilir angin menggoyang rincing kelambu.
Poster idola tersenyum menyeringai
Sial,
Semuanya serba tiba-tiba
Tiba-tiba ibu yang bertanya
Dan aku menangis perih.

“Hariku sangat melelahkan ibu, biarkan aku di lenganmu untuk meraung”

SAJAK INDAH DI HARI IBU

Oleh: Avita

Pemaisuri terindah dalam hidupku adalah ibu
Mendidik dan mengajarkan berbagai hal tentang ilmu
Engkau bekali otak brilian dengan pengetahuan
Engkau contohkan akhlak mulia dengan kelembutan
Sosok yang tidak pernah terlupakan dan tidak pernah tergantikan
Kisah dan jasamu terkenang indah di hari ibu
Pahlawan wanita hebat sepanjang zaman
Seseorang yang tangguh melewati panjang rintangan
Jiwa dan raga rela dikorbankan demi anak tersayang

Terimakasih ibu
Engkau telah membesarkan dan membersamaiku
Dalam suka dan duka kita hadapi bersama
Kebersamaan ini indah bagai bunga tumbuh di musim semi
Memberi pemandangan sejukkan hati para insani
Maafkan atas segala kesalahan dan khilaf yang tak tersadar
Bibir yang kadang suka membantahmu
Hati keras enggan mendengarkan kata yang bersinar ilmu
Tangan yang enggan bersalaman mencium kuasamu

Di hari ibu yang bahagia ini
Ingin ku peluk erat tubuhmu
Berterimakasih karena telah mengasihiku
Dan akan aku bisikkan dengan kata-kata
Aku mencintaimu


2 Komentar

Berkah · 23/12/2021 pada 6:20 am

Selamat hari ibu untuk ibu dan calon para ibu

    admin · 07/01/2022 pada 8:37 pm

    terima kasih sahabat atas komentarnya, salam!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.