AJANG NASIONAL, STKIP PGRI JOMBANG TAK MAU KALAH

Dipublikasikan oleh admin pada

(sumber foto: Hafidz)

Pekan Olah Raga dan Seni Nasional Mahasiswa (Porsenasma) IV tahun 2022 telah digelar pada tanggal 7 hingga 11 Juni 2022. Porsenasma sendiri merupakan ajang kompetisi olah raga dan seni tingkat nasional untuk perguruan tinggi PGRI di Indonesia yang dilaksanakan setiap 3 tahun sekali. Namun, akibat pandemi COVID-19 kegiatan ini tertunda selama 2 tahun dari waktu seharusnya.

Kompetisi ini diadakan di Universitas Nusantara PGRI Kediri dan di beberapa venue olahraga di Kota Kediri. Ada 12 cabang olahraga yang dipertandingkan, di antaranya adalah atletik, pencak silat, taekwondo, karate, bola voli, bulu tangkis, futsal, catur, renang, tenis meja, e-sport, dan pentaque.

Tangkai seni dan ilmiah yang dilombakan yaitu film pendek, foto berwarna, nyanyi pop, dangdut, keroncong, baca puisi, poster, cerpen, tari kreasi, paduan suara, stand-up comedy, meliputi pidato bahasa Inggris, proposal PKM, dan artikel ilmiah.

Wakil Ketua III bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Nanik Sri Setyani, M.Si menyatakan bahwa peserta Porsenasma STKIP PGRI Jombang tidak hanya berasal dari prodi Pendidikan Jasmani atau UKM Olahraga, melainkan juga berasal dari beberapa UKM lain. Tidak ada proses seleksi resmi yang diadakan STKIP PGRI Jombang untuk mengikuti lomba Porsenasma di kediri ini.

“Mereka melakukan latihan secara mandiri sebab telah memiliki potensi atau bibit bahwa mereka bisa,” ungkap Nanik.

Usai berlaga, STKIP PGRI Jombang mampu meraih 9 medali dan dua diantaranya  termasuk dalam kategori beregu. Kompetisi yang dimenangkan dalam kategori tunggal antara lain juara 1 karate, juara 2 penulisan cerpen, juara 2 menyanyi keroncong putra maupun putri, juara 3 menyanyi dangdut, juara 3 pencak silat,dan juara harapan 1 poster. Sedangkan dalam kategori beregu ada juara 3 renang dan juara harapan 1 PKM-M.

Baca juga: Gelar Budaya Kampung Manduro

Salah satu pemenang juara 3 cabor pencak silat yaitu  M. Hafidz Miftahul Arifian menyatakan, dalam persiapannya sama seperti teman-teman yang lain, yaitu sering melakukan latihan dan hal tersebut sudah menjadi makanan sehari-hari. Selain itu istirahat yang cukup juga sangat diperlukan. Ia bersyukur atas hasil yang didapatkannya meskipun merasa hal ini belum sepadan dengan usaha yang dilakukannya selama ini.

Dokumentasi: Juara 3 Pencak Silat
(sumber foto: M. Ilham Baihaqi)

“Meskipun belum bisa menjadi juara 1 alhamdhulillah saya selalu diberikan keselamatan dalam setiap pertandingan. Dari teman-teman saya banyak yang melihat saat bertanding di UNP Kampus 4, mereka jauh-jauh datang dari Jombang demi untuk melihat saya bertanding. Saya juga berterima kasih pada Bu Nanik dan jajaran pihak kampus yang kemarin melihat dan memberikan dukungan saat saya bertanding dan saya juga berterima kaaih pada teman2 yang  mendukung baik secara datang langsung maupun yang dilayar maya,” ungkap Hafidz.

Harapan untuk Porsenasma sebagaimana diungkapkan Dr. Nanik Sri Setyani, M.Si, “Kakak-kakak yang punya pengalaman ini bisa membagikannya kepada adik-adiknya. Serta semoga soliditas dan solidaritas perguruan tinggi PGRI lebih meningkat lagi.”

“Semoga ke depannya STKIP PGRI Jombang bisa menjadi lebih baik lagi khususnya dalam cabor pencak silat. Saya dan official berharap semoga sarana dan prasarana cabor pencak silat bisa lebih dilengkapi,” tambah Hafidz. (15/6)

Instagram: Humas STKIP PGRI Jombang

Penulis: Rizkia Dwi Indrani & Dewi Indah Kusuma
Editor: Bilan


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.