Semarak di Bulan April

Dipublikasikan oleh admin pada

Pada bulan April 2017 beberapa ormawa di STKIP PGRI Jombang mengadakan berbagai macam kegiatan. Kegiatan tersebut ditujukan untuk peserta didik sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, dan juga mahasiswa. 

Ormawa yang lebih dahulu menyelenggarakan kegiatan di bulan April yaitu HIMATIKA (Himpunan Mahasiswa Matematika). HIMATIKA menutup kegiatan ini pada tanggal 8 April 2017. Kegiatan tersebut diakhiri dengan pengumuman dan pembagian hadiah  pemenang peserta lomba TryoutMatematika, setelah itu dilanjutkan dengan seminar pendidikan yang diikuti 95 peserta. Tema yang diusung oleh HIMATIKA bertajuk MAESTRO, Yunifa menuturkan bahwa tema yang diambil “mewujudkan generasi ‘EKSIS (Edukatif, Kreatif, Sportif, Intelektual dan Smart)’ dalam dunia pendidikan dan pembangunan nasional.”08/04/17. Peserta yang mengikuti Tryout dan olimpiade yaitu daerah Jombang, Nganjuk, Surabaya dsb. Lalu Yunifa mengungkapkan “Agenda kegiatan HIMATIKA yang pertama yaitu TryoutSekolah Menengah Pertama yang diikuti  126 peserta, dilaksanakan pada tanggal 12 maret 2017 dan Sekolah Dasar diikuti 1.027 peserta yang dilaksankan pada tanggal 19 Maret 2017. Agenda kedua adalah olimpiade Matematika untuk sekolah menengah atas yang diikuti 35 peserta, dilaksankan pada tanggal 26 Maret 2017, untuk semifinal dan final dilaksanakan pada 29 Maret 2017, lalu untuk sekolah menengah pertama diikuti 25 peserta, di laksankan pada tanggal 26 Maret 2017, sedangkan untuk semifinal pada tanggal 30 Maret 2017, untuk sekolah dasar diikuti 51 peserta  dan dilaksankan pada tanggal 26 maret 2017 untuk semifinal pada tanggal 31 maret 2017.”

Tidak kalah dengan HIMATIKA,  HIMAKOMI (Himpunan Mahasiswa Ekonomi) juga mengadakan sebuah kegiatan yang bertemakan “Ekonomi Kreatif” yang diikuti oleh sekolah menegah keatas sederajat. Dalam kegiatan HIMAKOMI mengadakan dua agenda yaitu LKTI (Lomba karya Tulis Ilmiah) dan Olimpiade Akutansi dan Ilmu Ekonomi.  Dwi Novita Sari selaku wakil pelaksanaan kegiatan HIMAKOMI mengatakan bahwa “Kegiatan ini merupakan program kerja lanjutan karena 2 tahun yang lalu, HIMAKOMI hanya mengadakan Olimpiade Ekonomi Akutansi dan tahun kemarin hanya LKTI jadi tahun ini kami ingin mencoba LKTI dan Olimpiade diadakan bersama.”09/04/17. Kegiatan ini diikuti 5 daerah yaitu Jombang, Lamongan, Kediri, Mojokerto, dan Nganjuk. Kegiatan ini berakhir pada tanggal 9 April 2017. Agenda kegiatan terakhir tersebut bebarengan dengan dipilih 7 tim untuk mempresentasikan hasil dari Karya Tulis Ilmiah dan Olimpiade Akutansi dan Ilmu Ekonomi. Pembukaan acara dilaksanakan di gedung aula A, setelah itu dilanjutkan bagi peserta olimpiade sebanyak 47 peserta menuju gedung C menempati ruang C 201 dan 202. Dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah pemenangnya dari SMK PGRI 1 dengan judul Produk Kerajinan Tanah Liat (Gerabah) dan dari Olimpiade pemenangnya dari Albairuni.

Sedangkan Ormawa yang masih mengadakan kegiatan yaitu UKM Penalaran. Saat ini masih mengadakan LCS (Lomba Cerpen se- Jatim) yang ditujukan pada mahasiswa D1 sampai S1. Tema yang diambil adalah “Tragedi Kemanusiaan di Generasi Alpha”. Dian Anggraini selaku ketua pelaksana  mengatakan “Tema ini diambil karena kisah yang terjadi pada bulan Mei tanggal 12 yang biasa disebut dengan Tragedi Trisakti Mei 98. Peristiwa tersebut banyak menceritakan tentang misteri kejahatan HAM (Hak Asasi Manusia) yang menyimpan duka, korban yang banyak dari kalangan mahasiswa. Generasi alpha merupakan generasi yang lahir dari generasi Z ditahun 1995 – 2010, generasi alpha merupakan generasi yang lahir ditahun 2010 – 2025. Sangat berbeda dengan generasi di saat tragedi trisakti terjadi. Generasi sekarang sanggat gencar dalam menggunakan produk teknologi. Sehingga fungsi manusia banyak tergantikan oleh teknologi.”16/03/17.

Oleh karena itu, pada era globalisasi ini kita diharapkan dapat maju pada bidang IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi)  agar dapat bersaing dengan dunia luar. Karena generasi sekarang adalah generasi alpha yang mudah mengenal berbagai macam teknologi, hendaknya memiliki sikap Edukatif, Kreatif, Sportif, Intelektual dan Smart (EKSIS). Sehingga mampu memunculkan manusia yang bertitle Ekonomi Kreatif.

oleh: Redaktur UKPM

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.